Showing posts with label PERSIJAP. Show all posts
Showing posts with label PERSIJAP. Show all posts

Friday, April 22, 2011

Tiga Pilar Absen Lawan Bontang Fc ,Persijap Perkuat Lini Tengah


Persijap Jepara akan memperkuat barisan tengah dan lini belakangnya saat dijamu Bontang FC dalam lanjutan Superliga Indonesia (ISL), Sabtu (24/4) malam.

Sang arsitek, Suimin Diharja menyiapkan dua gelandang bertipe bertahan. Enjang Rohiman akan berduet dengan Bona Simanjuntak untuk menebalkan kekuatan lini tengah. Di kanan, Nurul Huda dikedepankan dengan sayap kiri ditempati Risky Novriansyah. Satu lagi nama, Beto Goncalves terpaksa ditarik sedikit ke belakang menggantikan peran Jose Sebastian yang absen lantaran akumulasi kartu bersama Anam Syahrul dan Johan Juansyah.

Empat tembok pertahanan berdiri secara flat ditempati Evaldo Silva, Kasiadi, Catur Rintang dan Danan Puspito. Nama Noorhadi akan dipilih menjadi striker tunggal.

"Skema 4-5-1 pilihan yang realistis menghadapi Bontang. Absennya tiga pemain sangat berpengaruh pada jabaran skema yang saya kembangkan," ujar Suimin beberapa jam sebelum kick-off.

Rotasi di posisi penjaga gawang tampaknya akan dilakukan pelatih berusia 55 tahun tersebut. M Yasir yang tampil superior kontra Persisam Samarinda di laga sebelumnya akan digantikan Danang Wihatmoko. Musim lalu, Danang tak tergantikan di posisi penjaga gawang Laskar Kalinyamat. Namun, inkonsistensi kiper berusia 29 tahun itu memaksa jajaran pelatih mencoba Yasir sebaga kiper utama. Dan hasilnya, di bawah mistar, Yasir tampail perkasa.

"Dua kiper memiliki kemampuan yang sama. Siapa yang siap, itu yang diturunkan," tegas Suimin.

Skuad Merah-Merah membidik laga di Bontang ini untuk meraih tiga poin sekaligus menjauhkan dari zona play-off yang masih rawan bagi Evaldo cs. Tampil kompak defense diinginkan Suimin dalam laga ini. Dia mewaspadai pergerakan dan akselerasi sang kapten Bontang FC Ali Khaddafi. Tim tamu menilai, kekuatan pasukan Fachri Husaini berada di lini tengah, bukan di sayap seperti Persisam.

"Otak dan motor tim ini, ya Khaddafi itu. Dia harus dimatikan sebelum masuk area pertahanan kami,"lanjut Suimin. Tugas berat itu akan diberikan Enjang Rohiman dan Bona Simanjuntak untuk mengcover agresivitas Khaddafi di lini tengah. "Siapa yang dekat, harus man to man. Khaddafi harus dimatikan di separo lapangan, itu wajib," tandasnya.

Persijap kini berada di papan tengah, tetapi posisinya sangat rawan digeser di zona play-off, termasuk oleh Bontang FC sendiri.

"Kami tahu, posisi ini tidak nyaman bagi tim. Kerja keras meraih poin, itu kunci lepas dari zona tidak nyaman itu," pungkas Suimin.

Bontang Fc vs Persijap : Lupakan Tragedi Samarinda


Lupakan tragedi Samarinda. Itulah kunci bagi Persijap untuk bisa kembali tampil maksimal pada partai tandang melawan tuan rumah Bontang FC. Maklum insiden gol bunuh diri Anam Syahrul ketika bentrok dengan Persisam bukan saja menggagalkan kemenangan yang sudah di depan mata, namun sedikit banyak juga telah meruntuhkan mental bertanding Evaldo Silva dkk.

”Kami masih memiliki pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi. Mengenai kejadian di Bontang, itu sebuah kecelakaan dan saya yakin Anam ingin membuang bola. Saat ini, Bontang FC telah menunggu dan kami harus kembali mempersiapkan diri,” tegas Pelatih Persijap Suimin Diharja membakar semangat pasukannya.

Persijap memang harus ekstra waspada. Sebab, Bontang FC yang baru saja babak belur dihajar Sriwijaya FC dan Persib tentu ingin bangkit di depan pendukungnya sendiri. Apalagi, di partai ini Persijap tidak bisa menurunkan Jose Sebastian, Johan Juansyah, dan Anam Syahrul yang terkena akumulasi kartu kuning. Situasi ini memaksa Suimin harus kembali memutar otaknya lebih cepat.

”Kami sudah mempersiapkan pemain lain untuk mengisi pos-pos yang lowong. Mereka harus mampu menutup kelemahan yang ada. Sebab, keinginan untuk kembali meraih poin di pertandingan besok tetap besar,” jelasnya.

Kini, ambisi besar kembali digelorakan di pundak para punggawa Persijap. Hasil seri di Samarinda kemarin memang menjadi modal tersendiri. Setidaknya, Persijap telah memiliki pengalaman merebut poin di kandang lawan. Modal lain yang dimiliki Laskar Kalinyamat adalah kondisi sejumlah pemain yang masih segar. Saat di Samarinda, Suimin tidak memainkan sejumlah pilar seperti Gendut Dony, Noor Hadi, Bona Simanjuntak, dan Nurul Huda. Dengan tujuan, saat tampil di kandang Bontang, kondisi pemain-pemain ini mampu diandalkan selama pertandingan berlangsung.

Tenaga Gendut Dony sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas lini depan Persijap. Sedangkan Nanang Khanafi bisa dijadikan pelapis untuk pemain-pemain yang beroperasi di sektor gelandang. Maklum, sektor tengah semakin rapuh setelah Jose dan Johan berhalangan tampil.

Persijap memang masih memiliki sejumlah pemain seperti Enjang Rohiman, Anggo Julian, dan Bona Simanjuntak. Akan tetapi, melihat keberhasilan strategi yang menumpuk banyak pemain di sektor gelandang, kemungkinan besar Suimin akan kembali berbuat sama pada saat melawan Bontang FC.

"Saya harus kembali berpikir menyiapkan strategi setelah dua pilar gelandang absen. Kami berharap pemain-pemain yang akan menghuni starting line up nanti mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Suimin Diharja.

Saat ini, Persijap masih tertahan di peringkat sebelas dengan 24 poin. Jika di partai ini mampu mencuri poin, posisi Laskar Kalinyamat akan kembali terangkat ke peringkat 10 menggeser PSPS. Sebaliknya, jika kembali menelan kekalahan seperti laga-laga tandang sebelumnya, maka bisa saja Pelita Jaya kembali mengancam posisi Persijap. Tentu saja dengan catatan, Pelita mampu mengatasi Arema Indonesia pada laga lusa.

Bontang Fc vs Persijap : Incar Kemenangan Tandang Pertama


Kemenangan tandang pertama masih menjadi bidikan Persijap Jepara saat menghadapi Bontang FC pada lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) di Stadion Taman Prestasi, Sabtu 23 April 2011.

Persijap merupakan tim dengan rekor tandang terburuk di ajang ISL musim ini. Dari 12 laga tandang yang dilalui, 11 di antaranya berujung dengan kekalahan. Sedangkan satu-satunya poin yang Persijap dapat dari laga tandang adalah ketika menahan imbang 1-1 Persisam Putra Samarinda, pekan lalu.

Laskar Tim Kalinyamat berpeluang untuk mengakhiri rekor buruk tersebut dengan menghadapi tim juru kunci, Bontang FC. Terlebih tim tuan rumah juga memiliki rekor kandang yang cukup buruk. Dari empat laga kandang terakhir, Bontang FC menelan tiga kekalahan dan sekali imbang.

Kondisi tersebut membuat pelatih Persijap, Suimin Diharja, optimistis dengan peluang timnya merebut kemenangan tandang untuk kali pertama musim ini.

"Kalah di tandang? Kami sudah terlalu sering. Seri? sudah pernah, walau sekali. Kami hanya belum mempersembahkan kemenangan. Kalau boleh, sebut saja catatan ini sebagai motivasi besar kami di Bontang," ujar Suimin seperti dilansir situs persijapjepara.com.

Untuk menghadapi Bontang, Persijap akan memperkuat barisan tengah dan lini belakangnya dengan formasi 4-5-1. Hal ini untuk mengantisipasi absennya tiga gelandang Jose Sebastian, Anam Syahrul dan Johan Juansyah karena akumulasi kartu kuning.

Enjang Rohiman dan Bona Simanjuntak akan berduet menjadi jangkar lini tengah, didukung oleh Nurul Huda sebagai sayap kanan dan Risky Novriansyah di kiri. Beto Goncalves kemungkinan besar akan sedikit ditarik ke belakang untuk menopang Noor Hadi sebagai penyerang tunggal.

Tuan rumah sendiri tidak memiliki masalah dalam komposisi pemain. Pelatih Fachri Husaini bisa menurunkan kekuatan terbaiknya untuk menghadapi Persijap. Suimin menilai kapten Bontang Ali Khadafi menjadi pemain yang patut diwaspadai oleh Persijap.

"Otak dan motor tim ini, ya Khaddafi. Dia harus dimatikan sebelum masuk area pertahanan kami. Siapa yang dekat, harus man to man. Khaddafi harus dimatikan di tengah lapangan, itu wajib," tegas Suimin.

Meski masih berada di posisi ke-11 dengan torehan 24 poin, namun Persijap masih rawan masuk zona play-off. Sedangkan Bontang masih di posisi buncit dengan torehan 12 poin dari 20 pertandingan.

Prakiraan Pemain

Bontang FC: Ade Mochtar; Arifki Eka Putra, Marcelino Mandagi, Handi Hamzah, Arbadin; Sathosi Otomo, Ali Khaddafi, Usman, Istigfar; Kenji Adachihara, Emile Mbamba.

Persijap Jepara: M Yasir; Catur Rintang, Evaldo Silva, Kasiadi, Danan Puspito; Enjang Rohiman, Bona Simanjuntak, Risky Novriansyah, Nurul Huda, Beto Goncalves; Noor Hadi. (sj)

Wednesday, April 20, 2011

Pulih, Ferly Segera Bergabung Persijap


Bek Persijap Ferly La'ala absen di sembilan pertandingan musim ini karena cedera. Namun, saat ini kondisinya sudah pulih dari cedera hamstring. Hanya, di pertandingan away lawan Bontang FC Sabtu lusa, pelatih Suimin Diharja belum akan menurunkannya. Pemain kelahiran Palu ini baru siap dimainkan saat Laskar Kalinyamat menjamu Persib Bandung di Gelora Bumi Kartini pada 7 Mei mendatang.

”Hari ini kami sudah bicara dengan Ferly tentang masa depannya di Persijap. Secepatnya dia bergabung dalam latihan tim,” kata Sekretaris Tim Persijap Arif Darmawan, kemarin. Ferly yang menjalani terapi di Balikpapan pagi kemarin dipanggil tim pelatih dan manajemen di Bontang untuk membicarakan kesiapannya tampil kembali setelah absen cukup panjang.

Hasil Medis

Arif menyatakan Ferly akan bergabung dalam latihan tim di Jepara mulai 27 April, sepulang dari Bontang. ”Setelah pertandingan dengan Bontang FC, kami libur tiga hari. Setelah itu kami akan berlatih di Jepara dan Ferly siap bergabung,” ujar Arif.

Dalam pertemuan kemarin, Ferly menunjukkan hasil pemeriksaan medis dan perkembangan terapinya ke pelatih Suimin Diharja dan Arif Darmawan. Dia cedera bersamaan dengan yang dialami Gendut Doni, yakni saat mengalahkan Pelita Jaya pada putaran pertama lalu.

Rencana kembalinya Ferly disambut baik tim pelatih. Asisten pelatih Anjar Jambore Widodo menyatakan, Ferly tidak diturunkan saat menghadapi Bontang FC karena tidak bergabung dalam latihan cukup lama.
”Kami hanya menurunkan pemain yang siap secara fisik dan menunjukkan perkembangan dalam setiap latihan. Ferly sedang fokus terapi. Kami akan mempersiapkannya, terutama dalam tiga laga kandang sisa musim ini,” kata Anjar.

Sunday, April 10, 2011

Persijap vs Persela = 0-2 , Kado Ultah Joko Tingkir Untuk Kalinyamat


Persela Lamongan laskar joko tingkir memberi kado pahit untuk tuan rumah persijap dihari jadinya di Stadion Gelora Bumi Kartini, Minggu, 10 April 2011. Persela menang dengan skor 2-0.

Dengan kemenangan ini, Persela menggeser posisi Persijap di posisi sembilan daftar klasemen sementara. Persela saat ini mengoleksi 25 poin dari 18 laga. Sedangkan Persijap turun satu peringkat ke posisi 10 dengan mengoleksi 23 poin dari 22 laga.

Gol pertama Persela dicetak oleh Gustavo Fabian Lopez (35). Sedangkan gol kedua Persela dicetak oleh Zainal Ichwan (90).

Jalannya pertandingan

Pada babak pertama, Persijap yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri tampil percaya diri di menit-menit awal. Pelatih Persijap, Suimin Diharja, yang menurunkan dua pemain andalannya Alberto Goncalves dan Gendut Dony sempat membuat repot barisan pertahanan tim tamu.

Tapi karena rapatnya barisan pertahanan Laskar Joko Tingkir, Persijap kesulitan menembus benteng pertahanan Persela. Beberapa serangan selalu kandas.

Sementara Persela yang tertekan tidak tinggal diam. Tim tamu justru menggandalkan skema serangan balik. Strategi itu akhirnya terbukti ampuh pada menit ke-16.

Kim Yong-Han yang lepas dari kawalan pemain belakang Persijap nyaris menjebol gawang tuan rumah. Sayang, Kim Yong yang sudah berhadap-hadapan dengan kiper Persijap justru mengumpan ke Fery Ariawan. Fery yang jaraknya sudah dekat dengan kiper akhirnya tendangannya mampu dibaca oleh M Yasir.

Persela baru bisa menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-35. Gol dicetak oleh Gustavo Fabian Lopez. Gol terjadi berawal dari tendangan pojok Lopez yang tidak mampu ditangkap sempurna oleh kiper Persijap, M Yasir. Bola liar itu akhirnya masuk ke gawangnya sendiri. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 1-0 untuk keunggulan Persela.

Memasuki babak kedua, Persela nyaris memperbesar keunggulan. Sayang, tembakan Fery Ariawan pada menit ke-59 dianulir oleh wasit karena dalam posisi off side.

Tertinggal satu gol, Persijap terus keluar menyerang. Dengan menguasai jalannya pertandingan di paruh kedua, Persijap terus menekan ke jantung pertahanan namun selalu gagal.

Persijap mempunyai peluang apik satu menit sebelum laga usai. Tapi, Alberto Goncalves yang mempunyai peluang manis di depan gawang Persela gagal berbuah gol.

Di saat asyik menyerang, Persela langsung memanfaatkan situasi tersebut. Berawal dari serangan balik, Zainal Ichwan yang lepas kawalan dari pemain belakang sukses mengecoh kiper Persijap. Skor akhirnya berakhir 2-0 untuk kemenangan Persela.

Susunan pemain

Persijap Jepara: M Yasir, Anam SyahrulEvaldo Silva, Kasiadi, Danan Puspito, Bona Simanjuntak, Jose Sebastian, Johan Juansyah, Nurul Huda, Alberto Goncalves, Gendut Dony.

Persela Lamongan: Choirul Huda, Zainal Ichwan, Fabiano, Fahrudin Mustafic, Dedi Indra, Fery Ariawan, Gustavo Fabian Lopez, I Gede Sukadana, Jimmy Suparno, Kim Yong Han, Aris Alfiansyah.

Saturday, April 9, 2011

Persijap vs Persela : Tamu Minus Charis Yulianto


Persela Lamongan tak gentar pada tuan rumah Persijap Jepara dalam laga Kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL) di Stadion Gelora Bumi Kartini, sore ini. Tim berjuluk Laskar Jaka Tingkir itu bertekad merebut poin dan menyulitka tim tuan rumah, kendati tidak bisa diperkuat tiga pemain pilar, salah satunya Charis Yulianto.
’’Kami datang dengan persiapan penuh, walaupun ada pemain yang yang tidak bisa tampil,’’ kata Pelatih Subangkit usai melatih timnya di Gelora Bumi Kartini, Sabtu pagi.

Charis tidak dibawa ke Jepara karena terkena akumulasi kartu kuning saat menjamu Deltras Sidoarjo di Stadion Surajaya, sepekan lalu. Bek tengah yang sering mengisi barisan pertahanan timnas itu kemungkinan besar akan diganti Taufiq Kasrun. Persela bakal menempatkan empat bek tanpa Charis. Selain Taufiq, Tim Biru Laut juga masih bisa mengandalkan Dedi Indra Sampurna, Zaenal Arifin, dan kapten Fabiano Beltrame.

Selain Charis, Persela tak bisa menurunkan Zulham Zamrun karena akumulasi kartu dan Hendro Siswanto yang cedera. Lini tengah mereka masih bisa diperkuat Mustafic Fachrudin, Gustavo Fabian, Hyo Yeon-an, dan Jimi Suparno. Di lini depan, Kim Hyong-han dan Aris Alfiansyah atau Ferry Aryawan siap tampil.

Ganti formasi

Subangkit menyatakan timnya berambisi mengakhiri musim ini di papan tengah, sehingga tetap menjaga semangat untuk terus menambah poin, termasuk di kandang lawan. Ia menilai Persijap lebih kuat pada putaran kedua.
’’Persijap tampil bagus saat bermain di Lamongan, tetapi kami melihat putaran kedua ini lebih kuat lagi,’’ ujar mantan pelatih Persekabpas Pasuruan dan Persiku Kudus itu.

Pelatih Persijap Jepara Suimin Diharja menyatakan karena sebagian besar pemainnya dihadapkan pada kelelahan, rotasi dilakukan ketika menjamu Persela. Dengan menyiapkan skema 3-5-2, ia akan membangkucadangkan bek Catur Rintang. Kasiyadi yang hanya tampil 10 menit di laga sebelumnya akan tampil sejak awal bersama Anam Syahrul dan Evaldi di lini belakang.

Di lini depan, Suimin membangkucadangkan Noorhadi dan Riski Novriansyah dengan memberi kepercayaan kepada Gendut Doni yang absen di laga sebelumnya untuk berduet dengan Beto Goncalves. Kembalinya Johan Juansyah setelah absen memberi energi segar di lini tengah bersama Jose Sebastian, Nurul Huda, Bona Simanjuntak, dan Danan Puspito.

Thursday, April 7, 2011

Persijap vs Deltras 2-1 , Rizqy Menangkan Kalinyamat


Persijap Jepara meraih poin penuh dalam laga kandangnya melawan Deltras Sidoarjo. Meski sempat tertinggal, Laskar Kalinyamat sukses membukukan kemenangan 2-1.

Bertanding di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kamis (7/4/2011), tim tuan rumah langsung tampil menekan sejak menit awal. Mengandalkan duet Noor Hadi-Alberto 'Beto' Goncalves Da Costa, mereka beberapa kali membahayakan gawang Deltras yang dikawal Usman Pribadi.

Noor Hadi menjajal peruntungannya pada menit keenam. Namun, sepakannya dari luar kotak penalti masih bisa diamankan oleh Usman.

Tim tuan rumah kembali menekan pada menit ke-14 lewat usaha Jose Sebastian. Sial bagi Jose, tendangannya masih mengarah tepat ke pelukan Usman.

Peluang lainnya lahir pada menit ke-17. Umpan panjang Nurul Huda mampu dikejar oleh Beto dan dituntaskan oleh striker Brasil itu dengan sepakan voli dari dalam kotak penalti. Hasilnya? Usman masih bisa menepisnya.

Meski terus ditekan, Deltras justru unggul lebih dulu dua menit kemudian. Berawal dari tendangan bebas Park Chan Young, sundulan Satyo Husodo tak mampu dijangkau oleh M. Yasir.

Persijap menyamakan kedudukan pada menit ke-37. Tendangan keras Beto dari luar kotak penalti merobek gawang Deltras.

Dua menit berselang, gawang Deltras nyaris bobol lagi. Namun, sepakan Risky Novriansyah meneruskan umpan pendek Beto bisa ditepis oleh Usman. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Baru 35 detik babak kedua berjalan, gawang Usman kembali bobol. Memanfaatkan umpan Beto, tendangan Risky dari dalam kotak penalti bersarang di pojok kanan gawang.

Persijap kembali mengancam pada menit ke-69. Namun, Usman bisa menangkap tendangan bebas melengkung yang dilepaskan oleh Jose Sebastian.

Deltras berpeluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-80. Namun, tembakan Cristiano Lopes dari luar kotak penalti masih melebar. Skor 2-1 untuk kemenangan Persijap bertahan hingga laga usai.

Tambahan tiga poin mengangkat posisi pasukan Suimin Diharja ke peringkat kesembilan klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) dengan 23 poin dari 21 laga. Sementara Deltras satu strip di bawahnya dengan 22 poin.

( mfi / nar )

Wednesday, April 6, 2011

Persijap v Deltras : Rotasi Pemain Hindari Akumulasi


Delta Putra Sidoarjo (Deltras), tampaknya, punya strategi lain saat menantang tuan rumah Persijap Jepara nanti sore (7/4). Dalam pertandingan Indonesia Super League (ISL) di Gelora Bumi Kartini, Jepara, tersebut, Deltras bakal tidak menurunkan ke kuatan penuh (Siaran langsung Antv pukul 15.30 WIB).

Rencana itu terungkap dari pernyataan Pelatih Deltras Mustaqim yang akan memarkir dua pilar asing, Marcio Souza dan Steven Hesketh. Dua pemain tersebut sudah mengantongi satu kartu kuning. Begitu pula striker mereka, Cristiano Lopes.

’’Sangat mungkin Marcio Souza dan Steven Hesketh saya parkir dalam pertandingan besok (hari ini, Red). Itu sengaja saya lakukan untuk memaksimalkan kekuatan tim dalam pertandingan kandang setelah ini,’’ jelas Mustaqim kemarin.

Menurut mantan mesin gol Persebaya itu, dengan absennya dua pemain tersebut, formasi Deltras juga akan berubah. Dia akan menempatkan Danilo Fernando sebagai striker bersama Cristiano Lopes. Mustaqim berani mengambil langkah seperti itu dengan alasan Ferry Aman Saragih mampu menyuplai serangan dari barisan tengah.

Begitu juga Sutikno dan Anang Ma’ruf yang di anggap masih layak menusuk dari sisi kiri dan kanan. ’’Itu adalah strategi awal kami. Tapi, mungkin juga bisa berubah. Bergantung permainan lawan seperti apa. Hanya, saya berharap anak-anak bisa bermain fight dan disiplin seperti saat melawan Persela (2/4),’’ ujar mantan pelatih Persela Lamongan dan Mitra Kukar itu. Lantas, bagaimana dengan kondisi pertahanan Deltras setelah tidak diperkuat Hesketh?

’’Untuk pertahanan, itu akan men jadi tanggung jawab seluruh pemain. Beberapa pemain di barisan tengah akan saya instruksi untuk mundur,’’ ungkapnya. Tuan rumah pun tidak mau kalah. Poin penuh sudah men jadi harga mati bagi penggawa Laskar Kalinyamat, julukan Persijap. Itu juga merupakan bentuk revans karena pada putaran lalu mereka ditaklukkan Deltras 3-5. ’’Tidak ada tim yang mau kalah dalam setiap pertandingan. Begitu juga kami yang akan bertanding di hadapan pendukung kami. Pertandingan ini harus milik kami,’’ tegas Anjar Jam bore Widodo, asisten pelatih Persijap.

Persijap vs Deltras : Deltras Tanpa Marcio dan Hesketh


Deltras Sidoarjo dan Persijap Jepara sama-sama akan tampil tanpa dua pemain pilar dalam pertandingan di Kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL) di Gelora Bumi Kartini, sore ini.

Jika Laskar Kalinyamat tak bisa diperkuat Johan Juansyah dan Gendut Doni, maka The Lobster akan tampil tanpa Marcio Souza dan Steven Hesketh.

Pelatih Deltras Mustaqim menyatakan dua pemain pilarnya itu absen karena akumulasi kartu kuning. Dalam sesi latihan mencoba lapangan Gelora Bumi Kartini, pagi kemarin, Marcio dan Hesketh tak tampak. “Kami sudah memantapkan pemain pengganti untuk Marcio dan Hesketh,“ kata Mustaqim.

Tanpa Marcio, Deltras jelas kehilangan mesin golnya. Karena striker asal Brasil itu menjadi pemain tersubur di timnya dengan mencetak 10 gol musim ini. Koleksi golnya itu di bawah striker Persipura Jayapura Boaz Salossa dengan 19 gol, penyerang Bontang FC Kenji Adachihara dan striker Semen Padang Edward Wilson yang masing-masing mengoleksi 11 gol. Tetapi Mustaqim masih memiliki penyerang andalan, yakni Cristiano Lopez yang akan berduet dengan Wahyu Setiono untuk menunjang formasi 3-5-2, dengan men gandalkan Danilo Fernando di lini tengah.

Belum Gajian
Terkait masalah mental pemain yang belum menerima gaji selama delapan bulan terakhir, Mustaqim menyatakan itu memang berpengaruh pada timnya.

“Pemain bekerja untuk mendapatkan gaji. Jika gaji tak ada tentu ada pengaruhnya.
Tetapi karena sudah terbiasa, ya jadi tidak masalah. Anggap saja ini pertandingan untuk menjaga kesehatan,“ katanya. Tetapi pengurus sudah menjanjikan dalam waktu dekat gaji itu akan diberikan, sehingga hal itu melegakan tim.

Tentang kekuatan Persijap, ia menyatakan striker Beto Goncalves menjadi perhatian timnya. “Perubahan penting Persijap di putaran kedua adalah mendatangkan pemain baru, salah satunya Beto,“ katanya.

Pelatih Persijap Suimin Diharja menyatakan timnya akan menurunkan trisula Beto, Noorhadi, dan Riski untuk menggempur pertahanan Deltras guna meraih poin penuh. Pada putaran pertama di Sidoarjo, Persijap kalah 3-5.


Sunday, April 3, 2011

Pelita Jaya vs Persijap = 2-0 , Safee Salto , Kalinyamat Merana


Pelita Jaya berhasil menaklukkan tim tamu Persijap Jepara dengan skor 2-0 dalam lanjutan pertandingan Liga Super Indonesia di Stadion Singaperbangsa, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu malam.

Tendangan salto Safee Sali yang bersarang ke gawang Persijap mengawali keunggulan tuan rumah pada menit 10. Gol spektakuler itu berawal dari tendangan bebas Joko Sasongko yang disambut striker asal Malaysia itu.

Penjaga gawang Persijap, Danang Wihatmoko, tidak mampu menblok tendangan salto Safee dan terciptalah gol.

Enam menit kemudian, Safee nyaris menggandakan keunggulan Pelita Jaya setelah menerima umpan tarik Joko Sasongko. Tetapi sayang, tendangannya melambung ke atas mistar gawang Persijap.

Tertinggal satu gol, skuad Persijap berusaha menyamakan kedudukan, tetapi ketatnya barisan belakang Pelita sulit ditembus tim Laskar Kalinyamat, dan kedudukan 1-0 pun bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Persijap terus menekandan beberapa kali merepotkan barisan belakang Pelita Jaya yang dikomandoi Christoper Doig.

Tetapi, pada menit 65, justru Persijap yang kebobolan. Gol kedua yang memperbesar keunggulan Pelita itu tercipta dari kaki Joko Sasongko.

Joko berhasil mengelabui empat pemain belakang Persijap saat penetrasi dari sisi kanan, lalu bersarang di sisi kanan gawang Persijap.

Keduukan 2-0 bertahan hingga wasit yang memimpin pertandingan, Reto Slamet, meniup pluit panjang pertanda berakhirnya pertandingan.
Pelatih Pelita Jaya, Misha Radovic, mengaku senang atas penampilan anak asuhnya. "Saya berterima kasih kepada anak-anak yang menampilkan permainan cukup bagus dan mampu mengalahkan Persijap. Padahal, permainan Persijap cukup bagus," kata Misha.


Pelatih Persijap Suimin Diharja hanya mengucapkan selamat kepada Pelita Jaya.(*)

Monday, March 28, 2011

Jelang Hadapi Semen Padang , Persijap Tertantang Pecahkan Rekor


Pelatih Persijap Suimin Diharja akan berupaya keras membawa timnya menyulitkan Semen Padang dalam pertandingan Kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL), Rabu besok. Timnya tak gentar dengan catatan mengesankan tim promosi itu yang kini menghuni peringkat tiga klasemen sementara.

’’Kami sama-sama memiliki peluang 50 persen. Jadi tidak ada alasan buat kami untuk pesimistis,’’ kata Suimin, kemarin.
Timnya Justru tertantang untuk memecahkan rekor tak pernah memetik poin di kandang lawan sepanjang musim ini. ’’Kami justru ingin memperbaiki catatan kami, untuk menambah poin, terlebih di kandang lawan,’’ lanjutnya. Semen Padang berhasil dikalahkan Evaldo cs pada putaran pertama dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bumi Kartini.

Konsisten

Tim Semen Padang yang dilatih Niel Maizar tampil konsisten pada musim pertama di ISL. Tim yang pendanaanya didukung sepenuhnya dari PT Semen Padang itu belum pernah kalah di kandang. Saat kalah di Jepara, Elly Aiboy dkk justru banyak menyulitkan Evaldo cs. ’’Ini memang pertandingan yang sulit untuk dimenangi. Tetapi kami harus mencari cara untuk menyerang guna mengejar peluang,’’ katanya.

Asisten Pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo tadi malam mengatakan rombongan timnya sudah tiba di hotel penginapan di Padang, sore kemarin, setelah berangkat dari Jepara pukul 06.00. Mereka langsung istirahat, dan dijadwalkan berlatih pagi ini.

Para pemain dilanda kelelahan setelah perjalanan. Apalagi pada Sabtu malam lalu mereka terlibat pertandingan keras dengan PSPS Pekanbaru. ’’Masalah recovery menjadi fokus tim dalam persiapan ini,’’ katanya.